Feeling Fresh With Princess Highway

The English Text:

It’s been ages since I’ve written for this blog. Quite a few things directed my attention elsewhere after my long holiday in Europe in April. I planned to write about my fashion experiences in Europe but my plans fell through. I hope to write about Europe in my next post.

This time I want to share my latest experience with some clothes from Princess Highway that display fresh and unique prints.

Perhaps some of you are already familiar with this brand. For those who don’t yet know about Princess Highway, it’s a fashion brand from Melbourne which mixes inspiration from vintage fashion from the 1960s to the 1990s for contemporary women’s clothing.

The special thing about Princess Highway is that they always create their own prints and these can never be found at other brands. Their prints tend to have a youthful spirit to them. However, I prefer to say that the prints have a ‘fresh spirit’ because in reality Princess Highway products are not only suitable for a younger crowd. I see some of the members of their Facebook appreciation group are above the age of 40. I myself have left my 20s.

One of their new dresses which features a refreshing print is the Phoebe Fox Dress.

phoebe fox.jpg

The Phoebe Fox Dress is available in two background colours, black and cream. I like them both but I prefer the cream background because the colours of the flora and fauna displayed on the dress appear sharper and more vivid when contrasted with a bright background colour. You can see foxes which are either sitting or walking between fresh flowers and leaves. Even though there are lots of foxes and plants on this print, we can still see every image clearly and vividly.

6B62505E-8877-4E97-8F2E-8522364D773A.jpeg

If you have followed my earlier posts, you’ll certainly know that I’m a big fan of cotton clothing because I think cotton is very comfortable to wear in the summer season. However, the Phoebe Fox Dress, though it is made of viscose material, also proves to be very comfortable and not at all stuffy or hot when worn outside. The dress does not have lining.

6E604130-69F7-4CAE-85BB-9EBBE2A10441

As a long time fan of clothing reminiscent of the 50s era, I like dresses with a tight fit. The Phoebe Fox Dress has a pretty loose cut, so I need to add a belt to it. I wear a regular Australian size 6, and the dress feels loose at the bust and the waist. If you prefer a tighter fit, I recommend sizing down one size from what you might ordinarily wear.

1AC711AE-1BDA-44D3-8E01-EC209680D9EE

Apart from the Phoebe Fox Dress, there are two other dresses from Princess Highway that I want to share with you, the Tilly Dress and the Bottle Brush Dress. Both of them have prints featuring flowers native to Australia.

Ph tilly and bottle

Both dresses are made of the same kind of fabric, specifically 55% linen and 45% viscose, so that both will shrink a little after washing. So with the Phoebe Fox Dress, both of these dresses do not come with lining.

The Tilly Dress print is dominated by Waratah flowers, a flower native to Australia which is very popular in New South Wales. I match the Tilly Dress with a Telopea Waratah brooch from Erstwilder.

BEB08351-6ABF-4ED7-B941-A39D4C3885DF.jpeg

The cut of the Tilly Dress is unusual. It is designed with a dropped waist line. I like the style of a dropped waist if the fit is tighter.  But because the Tilly Dress has a very loose fit, I need to add a wide elastic belt so that it can pull and fold the waistline together.

This dress is much looser than their usual size so that you might want to size down two sizes. However, my suggestion is that you size down just one size, remembering that the fabric will shrink after it is washed.

1CCCD86F-9FA1-41EE-A5C9-882D297910D8.jpeg

Lastly is the Bottle Brush Dress. This dress features a print of Bottle Brushes, a flower native to Australia. According to my mother-in-law, this name was taken for the flower because the form of it resembles the form of a bottle brush. Whether this is true or not, the idea certainly makes sense when you see the form of this dress.

C70F7A10-EA53-4C39-8611-348EAF4D19EB.jpeg

I cannot pass on the Candy Callistemon brooch to go with the Bottle Brush. It’s also charming to add a bee brooch to complete the look.

E0BF5BEF-EDEA-472E-8EC3-88B0FA06C3A5.jpeg

Generally speaking, the cut of the Bottle Brush Dress is my favourite cut of the three dresses I have reviewed here. The style is simple but just right and comfortable to wear.  However, my favourite print from these three is the Phoebe Fox Dress. I can’t resist the fresh feeling of it no matter that it doesn’t come in my preferred cut.

If I could add one more feature to perfect these three dresses that I love, then it would be the addition of two pockets! I’m not sure why, but most of my Princess Highway dresses do not have pockets. Anyhow, would you like to see pockets too? And which of these three dresses is your favourite in cut and print?

(Neno Review)

Pictures and Translation by Duncan Evans

More information:

All the dresses: Princess Highway

Shoes: Charlie Stone (the brown and red ones) and Sandler (the black ones)

Hand-bag: Charlie Stone

Brooches: Erstwilder

Hat: Revival

The Indonesian Text:

BERJIWA SEGAR BERSAMA PRINCESS HIGHWAY

Sudah berabad-abad rasanya saya tidak menulis blog. Ada begitu banyak kesibukan yang mengalihkan perhatian saya selepas liburan panjang di Eropa pada bulan April. Saya berencana untuk menuliskan pengalaman fashion saya selama di Eropa namun rencana tersebut belum tergarap. Saya harap bisa menuliskannya di catatan blog berikutnya.

Kali ini saya ingin membagikan pengalaman terbaru saya dengan beberapa pakaian bermotif unik dan segar buatan Princess Highway.

Beberapa dari Anda mungkin sudah familiar dengan brand ini. Bagi yang belum, Princess Highway adalah sebuah brand fashion dari Melbourne yang menggabungkan inspirasi fashion vintage era 60an hingga 90an ke dalam pakaian perempuan masa kini.

Keistimewaan dari Princess Highway adalah mereka selalu menciptakan motif-motif kain sendiri sehingga tak akan ditemukan pada brand lain. Motif-motif kain mereka juga cenderung berjiwa muda. Namun, sebenarnya saya lebih suka menyebutnya berjiwa segar karena pada kenyataannya produk mereka tidak hanya cocok dikenakan oleh kaum muda. Saya lihat beberapa anggota grup apresiasi mereka di Facebook berusia di atas 40 tahun. Saya sendiri sudah tidak berumur 20an lagi.

Salah satu pakaian baru mereka yang memiliki motif segar ini adalah Phoebe Fox Dress.

Phoebe Fox Dress tersedia dalam dua pilihan warna latar, yakni hitam dan krem. Saya menyukai keduanya namun lebih memilih latar krem sebab warna dan bentuk flora dan fauna yang ada di pakaian ini lebih tampak jelas dan hidup dengan latar belakang yang terang. Anda bisa melihat beberapa fox yang sedang duduk maupun berjalan di antara bunga-bunga dan dedaunan yang tampak segar. Meskipun ada banyak gambar fox dan tanaman di dalam kain ini, kita masih bisa melihat setiap gambarnya dengan jelas dan tampak hidup.

Jika Anda mengikuti catatan-catatan saya sebelumnya, pasti Anda tahu bahwa saya penggemar berat pakaian berbahan katun karena sangat nyaman dikenakan di musim panas. Namun, Phoebe Fox Dress yang berbahan viscose ini juga terbukti sangat nyaman dan tidak panas saat dikenakan di luar. Dress ini juga tidak memiliki lining.

Sebagai penggemar lama pakaian bergaya 50-an, saya lebih menyukai dress-dress dengan potongan yang pas di badan. Phoebe Fox Dress memiliki potongan yang cukup longgar sehingga saya mesti menambahkannya sabuk. Saya biasa mengenakan ukuran 6 reguler Australia, dan dress ini terasa longgar di bagian dada dan pinggang. Jika Anda lebih menyukai fitting yang pas, saya menyarankan untuk mengambil satu ukuran lebih kecil dari biasanya.

Selain Phoebe Fox Dress, ada dua dress lagi dari Princess Highway yang ingin saya bagikan, yakni Tilly Dress dan Bottle Brush Dress. Keduanya memiliki motif bunga-bunga asli Australia.

Keduanya memiliki jenis kain yang sama, yakni berbahan 55% linen dan 45% viscose sehingga keduanya akan sedikit menyusut setelah dicuci. Dan sama dengan Phoebe Fox Dress, kedua dress ini juga tidak memiliki lining.

Tilly Dress memiliki motif dominan bunga-bunga Waratah, bunga asli Australia yang sangat populer di New South Wales. Saya memadukannya dengan bros Telopea Waratah dari Erstwilder.

Tilly Dress memiliki potongan yang tidak biasa. Ia didesain dengan garis pinggang yang turun. Saya menyukai gaya garis pinggang ini jika potongan dressnya lebih ketat. Oleh karena Tilly Dress memiliki potongan yang sangat longgar, saya perlu menambahkan sabuk elastis yang agak lebar agar bisa mengangkat dan melipat garis pinggangnya.

Dress ini juga jauh lebih longgar daripada ukuran biasanya sehingga Anda mungkin saja mengambil dua ukuran lebih kecil. Namun saran saya, ambil saja satu ukuran lebih kecil mengingat jenis kainnya yang akan menyusut sesudah dicuci.

Yang terakhir adalah Bottle Brush Dress. Dress ini memiliki motif bunga asli Australia yang bernama bottlebrush. Menurut mertua saya, nama ini diambil karena bentuk bunganya yang mirip sikat pembersih botol. Entah benar atau tidak, hal itu tentu masuk akal apalagi kalau Anda melihat bentuknya pada dress ini.

Saya juga tak bisa melewatkan bros Candy Callistemon untuk dipadukan dengan dress ini. Seekor lebah juga menarik untuk ditambahkan.

Secara umum, potongan dari Bottle Brush Dress ini merupakan potongan dress terfavit saya dari ketiga dress di atas. Gayanya sedehana namun pas dan nyaman untuk dikenakan. Namun, untuk motif kainnya, favorit saya adalah Phoebe Fox Dress. Saya tidak bisa menyangkal kesegaran dari motif kainnya meskipun dress ini dibuat dalam potongan gaya yang bukan favorit saya.

Jika saya bisa menambahkan satu fitur lagi untuk menyempurnakan ketiga dress kesayangan saya ini, pastilah itu dua potong saku! Entah kenapa kebanyakan dress saya dari Princess Highway tidak memiliki saku. Apakah Anda juga menginginkan tambahan saku? Dan dress mana yang paling Anda suka dari ketiganya jika dilihat dari potongan dan motif kainnya?

(Neno Review)

Published by

nenoevans

Hi! My name is Neno. I'm Indonesian living in Australia. I love the arts, and literature and fashion are my favourite forms of artistic expression. I write poems and reviews about books and retro fashion. I've also begun to design some dresses under the label 'My Vintage Sheila'. My Instagram: @nenoevans

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s