An Adventure in the Outback With the Audrey Hepburn Collection

The English Text:

Last weekend, my husband and I drove four hours to an isolated area called ‘The Outback’ in Queensland, Australia. On the way there, we stopped off in a town called Barcaldine to see ‘The Tree of Knowledge’, where the history of the Australian Labour Party began. One hour from there, we arrived at our destination, Longreach. It’s called ‘The Capital of the Outback’. I was immediately impressed by the first views of the old buildings there.

longreach station

This town is indeed very isolated. You cannot find fast-food outlets from America there, nor Australia’s largest supermarket. There are less than 3000 residents in the town. However, because of its interesting history, and the care taken for its historical buildings, this isolated town has an artistic and charming aesthetic.

My husband and I didn’t scurry about doing lots of activities, even though we ended up spending three nights there. However, we enjoyed two interesting activities to refresh ourselves over the long weekend.

The weather in Longreach is very hot at Midday. Because of this, I choose to wear dresses with designs that are very simple, so that they are comfortable, but also attractive. I decide to wear one of the dresses from Lady V London’s Audrey Hepburn Dress collection. If you’re familiar with retro outfits, you’re sure to know that the unique thing about Lady V London clothes is that they are neatly made in England.

gingham-5


To begin with, we went to the QANTAS museum, the largest and oldest airline company in Australia. I decide to wear my Gumdrop Gingham print from the Hepburn collection. This dress has a classic gingham motif which makes it perfect to wear at places that have a classic aesthetic.

I think this dress has already sold out on their website. Perhaps you will need to find an alternative shop if you’re interested in it. However,  designs from the Hepburn collection are always reproduced in different prints.

gingham-1

Entering the door of the museum, our eyes are pushed to the empty theatre room. We enter and enjoy a short video exploring the history of QANTAS, like we’ve rented out a cinema all to ourselves. In the middle of listening intently to the documentary, my husband takes my photo and shows me the result. I become sure that I chose the right dress for the day.

gingham-2.JPG

Just seeing it at a glance, I’m sure you know how simple the design of the dress is and that it is also strong. I can easily move around while visiting the museum, and even pose in the style of a flying aeroplane.

gingham-4

Exploring the museum more deeply, there are sections of it that impress me. The museum also highlights the outfits that were worn throughout the company’s history. I see a dress from the 1920s with a very dropped waist in the style of that era. Also, some mannequins display the uniforms of QANTAS stewardesses from earlier eras. I am amazed by these uniform designs. You can see a photo below.

gingham-3

The next day, my husband and I take a Sunset Cruise. The cruise, operated by a tourism company, meanders along the Thomson River. On the cruise, I still wear a dress from the Hepburn collection for reasons of comfort. And for the sunset, I choose a dress with a lemon floral print. The bright yellow colour of lemon fruits contrasted with a light blue background fits with the sunset colour of the sun and the sky.

lemon-6

I had not expected it, but the dress receives some attention from other passengers. At least three women of different ages sidle up to me and praise the dress. They are very sweet, and I am not used to receiving effusive compliments like this. But I’m increasingly certain that a dress designed with the inspiration of the vintage style like the Hepburn collection will carry with it a timeless quality.

If I consider the compliments from the three women, I think they are very interested in the lemon motif of this dress. The lemon motif is very sweet and different from most of the motifs I have come into contact with before. The effect is amplified by the pastel colour of the dress, which gives the dress a calm and elegant impression compared to the standard cheerful impression given off by lemon motifs.

lemon-1

Furthermore, the dress is completed with a charming cream waist belt. This dress is indeed designed to be accompanied by a thin belt because it has two places for a belt on the right and left sides of the waist. One thing about the belt that perhaps needs to be rethought is that it is a bit too long for people with small waists like myself. I think a belt like this would look neat if accompanied with a belt loop.

The dress is not lined. But I don’t mean to question that at all. Especially because the dress is already made from high quality cotton material that is comfortable to wear. One thing only that I dream could be added to this dress is two dreamy pockets in the skirt to cater to the modern woman!

Aside from that, if you pay attention to my full-body photos, you’ll see how the dress is too long for a short girl like me. If I wasn’t so idle, I could just cut it down a little bit. However, I more often than not let it go as it is and hope my 26-inch petticoat can help me make the skirt fall more beautifully on my body.

lemon-4-edited.jpg

On the whole, I enjoyed all aspects of this adventure, and my enjoyment of it was also supported by my outfit choices. As I’ve already discussed, interactions with other people can start from praise for a dress.

I finished up my adventure last weekend with a glass of cold lemon, lime and bitters while wrapped up in a lemon dress, enjoying the slowly sinking sun from the boat. I felt fresh, poetic and in no hurry to see the moment pass

cruise-6

(Neno Review)

Pictures and translation by Duncan Evans

More information:

Brand: Lady V London

Collection: Audrey Hepburn Dresses

Sizes: 8-28

Price: AU$110

***

The Indonesian Text:

BERPETUALANG DI PEDALAMAN DENGAN KOLEKSI AUDREY HEPBURN 

Akhir minggu lalu, saya dan suami saya menyetir selama empat jam ke sebuah tempat terpencil yang disebut ‘outback’ (pedalaman) di Queensland, Australia. Sebelumnya, kami menyempatkan mampir di sebuah kota bernama Barcaldine demi menyaksikan ‘Pohon Pengetahuan’ dimana sejarah Partai Buruh dimulai. Satu jam dari sana, sampailah kami di tempat tujuan bernama Longreach. Mereka menyebutnya ‘the capital of the outback’. Saya langsung terkesan pada pandangan pertama melihat bangunan-bangunan tua di tempat ini.

Tempat ini memang sangat terpencil. Anda tidak akan bisa menemukan perusahaan-perusahaan makanan cepat saji dari Amerika di sana atau supermarket terbesar Australia. Hanya ada kurang dari 3000 penduduk di dalamnya. Namun, karena memiliki sejarah yang menarik, dan merawat bangunan-bangunan tua bersejarah, kota terpencil ini menjadi sangat artistik.

Saya dan suami saya tidak melakukan banyak aktivitas meskipun kami bermalam selama tiga hari di sana. Namun, kami telah memilih dua aktivitas yang menarik untuk menyegarkan diri kami selama akhir minggu yang panjang itu.

Cuaca Longreach sangat panas di siang hari. Oleh karenanya, saya memilih mengenakan pakaian dengan desain yang seserdana mungkin supaya nyaman, tapi juga terlihat menarik. Saya putuskan untuk mengenakan salah satu koleksi Audrey Hepburn Dresses dari Lady V London. Jika Anda sudah akrab dengan produsen-produsen busana retro, Anda pasti sudah tahu bahwa keistimewaan dari baju-baju Lady V London adalah dibuat dengan begitu rapi di London.

Mula-mula kami pergi ke museum QANTAS, perusahaan penerbangan terbesar dan tertua di Australia. Saya putuskan untuk memakai koleksi Hepburn dalam Gumdrop Gingham print. Dress ini memiliki motif gingham yang klasik sehingga cocok untuk dikenakan di tempat-tempat yang juga klasik.

Saya kira dress ini sudah terjual habis di website mereka. Mungkin Anda perlu mencari toko-toko alternatif jika nanti tertarik. Namun, desain dari koleksi Hepburn selalu direproduksi dengan cetakan kain yang berbeda.

Memasuki pintu museum ini, mata kami terdorong pada ruang teater yang sedang sepi. Kami pun masuk dan menikmati video tentang sejarah QANTAS seperti menyewa bioskop untuk diri sendiri. Ketika tengah khusyuk menyimak video tersebut, suami saya memotret saya dan memperlihatkan hasilnya. Saya menjadi yakin bahwa saya telah memilih busana yang tepat.

Cukup dengan melihatnya sekilas, Anda pasti sudah tahu betapa sederhananya desain dress ini tetapi begitu kokoh sehingga saya bisa bebas bergerak selama mengunjungi museum sekaligus berpose seperti pesawat terbang misalnya. Tidak hanya itu, ia dibuat dari bahan katun dengan sedikit elastane untuk memberi kelonggaran dan kenyamanan.

Mengekplorasi museum ini lebih jauh, ada beberapa bagian yang mengesankan saya. Museum ini terlihat juga mengapresiasi busana yang dikenakan dalam sejarah. Saya melihat sebuah koleksi dress tahun 1920an dengan pinggang yang sangat turun khas gaya berpakaian era itu. Juga satu bagian yang memuat beberapa manekin yang mengenakan seragam-seragam pegawai QANTAS di masa lalu. Saya terpukau dengan desain dari seragam-seragam tersebut. Anda bisa melihatnya dalam foto di bawah ini.

Hari berikutnya, saya dan suami saya mengikuti Sunset Cruise yang diadakan di sepanjang sungai Tompson oleh sebuah agen wisata. Dalam aktivitas ini, saya masih memilih mengenakan koleksi Hepburn atas dasar kenyamanannya. Dan untuk suasana sunset, saya memilih koleksi ini dalam Lemon Floral print. Warna kuning cerah dari buah lemon dengan latar biru muda sesuai dengan warna matahari dan langit yang akan saya saksikan.

Di luar dari dugaan saya, dress ini mendapat perhatian dari para penumpang lain. Ada setidaknya tiga perempuan dengan usia yang berbeda-beda mendatangi saya untuk memuji dress ini. Tentu saja mereka sangat manis dan saya tidak terbiasa mendapat pujian secara berlebihan seperti itu. Tapi saya semakin yakin bahwa dress yang dirancang dengan inspirasi gaya vintage seperti koleksi Hepburn ini tidak akan mengenal waktu.

Jika saya perhatikan pujian dari tiga perempuan tersebut, saya pikir mereka sangat tertarik dengan motif lemon yang ada dalam dress ini. Motif lemonnya terlihat sangat manis dan berbeda dari yang kebanyakan saya temui sebelumnya. Ditambah dengan warnanya yang cenderung pastel sehingga memberi kesan lebih kalem dan elegan ketimbang kesan ceria yang biasa didapatkan dari motif-motif lemon.

Ada pun dress ini dilengkapi oleh sabuk pinggang berwarna krem yang manis. Dress ini memang dirancang untuk dilengkapi sabuk tipis karena memiliki dua tempat sabuk di bagian pinggang kanan dan kirinya.  Satu hal saja yang mungkin perlu dipikirkan ulang dari sabuknya, yakni ujungnya yang terlalu panjang untuk pemilik pinggang kecil seperti saya. Saya pikir sabuk seperti ini akan terlihat rapi jika dilengkapi dengan lingkaran sabuk.

Dress ini tidak dilapisi furing. Tapi saya tidak mempermasalahkannya sama sekali. Terlebih karena dress ini sudah dibuat dari bahan katun yang berkualitas tinggi dan nyaman dipakai. Satu hal saja yang saya impikan jika bisa ditambahkan ke dalam dress ini, yakni saku rok idaman perempuan modern!

Selain itu, jika Anda perhatikan foto-foto saya yang seluruh badan, Anda pasti bisa melihat betapa dress dari koleksi Hepburn ini terlalu panjang untuk perempuan pendek seperti saya. Jika saya lebih rajin, saya bisa saja memotongnya sedikit. Namun, saya lebih sering membiarkannya dan berharap petticoat sepanjang 26 inches dapat membantu membuat bagian rok dari dress ini jatuh lebih indah di tubuh saya.

Secara keseluruhan, saya menikmati seluruh aspek dari petualangan ini. Dan hal ini tentu juga didukung oleh pilihan busana yang saya kenakan. Seperti telah saya ceritakan, interaksi dengan orang lain juga bisa dimulai dari sanjungan pada busana yang dikenakan.

Saya pun mengakhiri petualangan akhir minggu dengan menikmati segelas lemon, lime and bitters dingin dalam balutan busana lemon, sambil menikmati matahari yang perlahan tenggelam dari dalam perahu. Terasa sejuk, puitis, dan tak cepat berlalu.

Published by

nenoevans

Hi! My name is Neno. I'm an Indonesian sheila living in Australia. I love the arts, and literature and fashion are my favourite forms of artistic expression. I write poems and reviews about books and retro fashion. I've also begun to design some dresses that can be found at www.myvintagesheila.com under the label 'My Vintage Sheila'. My Instagram: @neno_myvintagesheila

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s